Oknum Aparat Penegak Hukum (APH) Diduga Mendapat Jatah Dari Bandar Togel, ” Benarkah Bandarnya Diduga Seorang Oknum Anggota Dewan?”

 

PESAWARAN, Berita.IMN.com Di tengah-tengah gencarnya pemerintah dalam menanggulangi pandemi covid-19, yang telah menghabiskan anggaran yang tidak sedikit hingga triliunan rupiah, seolah-olah telah melenakan penanganan terhadap satu hal yang juga tidak kalah bahayanya, yaitu judi toto gelap ( Togel ), Rabu (6/10/2021).

Dari fakta yang ada di lapangan, praktek judi togel di wilayah Kabupaten Pesawaran Lampung, memang begitu semarak bahkan penyebarannya hingga ke pelosok desa.

Hal tersebut telah menimbulkan inisiatif dan keresahan di kalangan masyarakat, namun Mereka tidak ada yang berani mengungkapnya. Seperti yang dikatakan oleh H yang diduga adalah salah satu bandar togel, H Mengatakan bahwa Omset yang dia dapat perbulan mencapai ratusan juta rupiah.

ÔÇťOmset saya 160 juta setoran perbulan, karena saya ini rangking pertama dari seluruh anak buah sehari semalam omset saya diatas 7 juta tapi di hitung O 6 juta, Gimana gak luar biasa O karena dia ngedrob jatah Kapolda 10 juta, Polres 10 juta dan Polsek 6 juta belum yang binaria. Kemaren aja ada 2 dari Polres kesini, saya beliin nasi bungkus,” Ucap H sambil melayani pemasang yang datang.

Lebih lanjut H,” Yang nomor dua S yang tinggal di Wayharong Godang itu omsetnya 90 juta dan yang nomor tiga di Guning Sugih namanya OD orang Gunung Sugih omsetnya 140 juta, makanya gak dirasa 10 juta punya Polda 10 juta punya Polres dan 6 juta punya Polsek. Kalau Polsek bukan jatah dari kami tapi langsung dari O yang piket malam itu oman juga 200 permalam,” jelas H.

Disela waktu Awak media mengkomfirmasi Kepada O melalui Handphone Selulernya yang mana O adalah salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran, O mengatakan,” Dulu memang saya pemain nomor semenjak saya menjadi Anggota Dewan saya serahkan keadek saya, adek saya semua yang jalani si KW. Jujur yang megang itu bukan saya si KW tanya aja ke H,” Kilahnya.

(Ahy).

author

Author: