Garda BMI Karawang Ikuti ” Sakola Aktivis Buruh Migran 1 Organizer Dan Paralegal Course ” Di Sekretariat DPW Garda BMI Jawa Barat

 

BANDUNG JAWA BARAT, Berita.IMN.com – Dalam rangka memperluas wawasan keorganisasian, terlebih untuk hal pendampingan ataupun advokasi dalam menangani kasus-kasus yang sering menimpa Pekerja Migran Indonesia (PMI), DPW Garda Buruh Migran Indonesia (BMI) Jawa Barat mengadakan pendidikan dan pelatihan, untuk pembekalan pengetahuan dari segi keorganisasian maupun sisi pengadvokasian untuk setiap pendampingan permasalahan yang sering menimpa PMI.

Dalam kegiatan dengan Tema “Sakola Aktivis Buruh Migran 1 – Organizer & Paralegal Course” yang digelar di kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda BMI Jawa Barat, dijadwalkan berlangsung selama 3 hari, terhitung dari Senin (25/10/2021) hingga Rabu (27/10/2021), dengan di ikuti beberapa perwakilan DPC tingkat kabupaten yang ada di lingkup Jawa Barat, termasuk beberapa peserta dari DPC Kabupaten Karawang juga turut hadir untuk mewakili.

Dalam acara tersebut, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Garda BMI Kabupaten Karawang sendiri menghadirkan 6 orang Peserta yang terdiri dari Pengurus dan Anggota untuk mengikuti Pelatihan tersebut, dengan didampingi Rasmana sebagai Ketua DPC Garda BMI Karawang.

Ketika dimintai keterangannya, Rasmana menuturkan, “Acara ini digelar DPW dalam rangka Pelatihan agar para Pengurus dan Anggota Garda BMI dapat berperan dengan baik, terstruktur dan masiv, dalam pendampingan untuk menangani kasus-kasus PMI kedepannya.” Tuturnya.

Lebih lanjut, Rasmana juga menambahkan,
“Selain pengetahuan dan pemahaman Undang-undang terkait Buruh Migran yang berlaku sa’at ini, peserta yang hadir juga kedepannya dapat berperan aktif, dengan pembekalan mengenai mekanisme Paralegal, dibawah lisensi Advokasi Dendy & Partners, dengan mendapatkan Modul/Handout, Kartu Paralegal dan juga Sertifikat yang diberikan untuk peserta,” Tambahnya.

Hal tersebut selaras dengan yang disampaikan Nenden Nike, selaku salah satu pengurus DPW Garda BMI Jawa Barat, dibawah kepengurusan Ali Nurdin. Beliau mengungkapkan, “Semoga teman-teman dapat membantu PMI-B di Luar dengan prosedur yang benar,
Win win solution. Jangan pihak PT atau Sponsor nya saja yang disalahkan,” Ungkap wanita yang akrab disapa Teh Nenden tersebut.

Dalam sela kegiatan, sekitar selasa malam, tepatnya Pukul 19.00, Imam Subali sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda BMI turut hadir memantau agenda pelatihan tersebut, hingga pada agenda pelatihan di malam tersebut berlangsung sampai larut malam, karena dilanjutkan dengan menjalin keakraban antara DPC, DPW dengan DPP melalui Rembug Aktivis Migran Jabar. sampai membahas banyak hal terkait Progres Garda BMI kedepannya, termasuk persiapan menjelang peraya’an Migrants Day pada Desember mendatang.

Hingga pada hari terakhir, penutupan Acara berlangsung dengan canda tawa penuh keakraban, dengan harapan bahwa para peserta pulang dengan membawa ilmu yang telah diajarkan untuk di aplikasikan dalam membantu masyarakat terkait pendampingan kasus PMI di daerahnya masing-masing.

(NN).

author

Author: