Paripurna DPRD Kota Medan Tentang Aktivitas PKL di Kota Medan.

 

Berita IMN.com || Medan _ Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Golkar menyebutkan dalam pandangan umumnya, menyambut baik diajukannya Ranperda tentang penetapan Zonasi Aktivitas PKL di Kota Medan. Amanat konsitusi pada pembukaan UUD 1945 penyusunan Ranperda ini maksudnya untuk memberikan perlindungan pemberdayaan pedagang kaki lima ( PKL) kata Mulia Asri Rambe, SH dalam Rapat Paripirna terhadap Nota pengantar Wali Kota Medan Senin, 26 Juli 2021 dihadiri Wakil Wali Kota Medan Aulia Arrahman.

Mulia Asri Rambe,SH Membacakan dalam surat tertulis tersebut. Para pedagang kaki lima. Membutuhkan Regulasi yang jelas dan tegas Aktivitas khususnya pemanfaatan ruang. “Karena selama ini kerap bersingguhan dengan kepentingan pemerintah dan masyarakat lainnya, ” katanya.
Dicontohkannya. Seperti adanya sejumlah PKL yang menggunakan badan jalan, torotoar dan fasilitas umum lainnya. Menimbulkan hambatan bagi pengguna jalan/ lalu lintas, gangguan ketertiban masyarakat, kebersihan lingkungan dan terganggunya fungsi ruang publik, ungkapnya.

Sambung Mulia, ada beberapa hal penting tujuan Ranperda ini dihadirkan diataranya. Menjamin secara tegas dan jelas Zonasi Aktivitas bagi PKL di Kota Medan, penataan ruang memperhatikan keseimbangan lingkungan. Kebersihan,ketertiban dan ketentraman warga Kota Medan memberdayakan ekonomi kerakyatan khususnya sektor informal seperti pedagang kaki lima.

Paripurna DPRD Kota Medan tentang aktivitas PKL di Kota Medan, sambung Mulia perkembangan pandemi covid-19 saat ini sangat memperhatikan dan membawa dampak ke semua sendi kehidupan dan berimbas pada perekonian rakyat.
PPKM yang saat ini masih berjalan hendaknya juga. Memperhatikan nasib para PKL yang harus kehilangan penghasilannya.

Fraksi Partai Golkar menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Medan dan jajaran pemerintah Kota Medan yang responsif dan peduli dengan nasib warga kota Medan dengan menyalurkan bantuan yang setidaknya meringankan beban ekonomi warga yang terhimpit akibat pandemi, kata Mulia Asri yang akrab disebut Bayek.

Mulia Asri juga mengajak semua Mensosialisasikan protokol kesehatan kepada segenap masyarakat dengan melaksanakan 5 M (Memakai masker,mencuci tangan,menjaga jarak,menghindari kerumunan dan melaksanakan vaksinasi) pintanya.

 

Penulis : Immanuel Nababan

author

Author: 

Kaperwil Sumatera Utara