Sekolah Klaten Masih Daring, Boleh Pakai Lab Sekolah Jika Tak Punya HP

Klaten ( Jateng ) beritaimn.com

Dinas Pendidikan Klaten belum berani menyelenggarakan pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah. Meski demikian, para pelajar diperbolehkan memanfaatkan laboratorium komputer milik sekolah untuk mengerjakan tugas dari guru secara daring.

Kepala Dinas Pendidikan Klaten, Wardani Sugiyanto mengatakan pembelajaran tatap muka masih belum bisa dilaksanakan karena PPKM level 4 di Klaten diperpanjang. Sejauh ini, sistem pembelajaran untuk pelajar SD, SMP dan SMA/ SMK masih menggunakan sistem daring.

Kita tetap menaati aturan pemerintah, karena level 4. Maka kita belum berani menyelenggarakan tatap muka, ujarnya, Rabu (25/08/2021).
Kendati demikian, lanjut Wardani, para pelajar yang tidak mempunyai HP atau kesulitan alat komunikasi diperbolehkan menggunakan laboratorium komputer untuk mengerjakan tugas. Kebijakan itu diberlakukan karena saat ini kasus Covid-19 di Klaten sudah membaik dan menurun.

Kasihan anak- anak yang tidak punya HP, tidak punya alat komunikasi, tidak punya kuota, ya kita persilahkan menggunakan lab komputer sekolah SMP. Karena saya melihat sudah mulai reda, kata dia.
Pihaknya mengungkapkan, bagi pelajar yang memiliki HP namun tidak mempunyai paket data atau kuota, juga dipersilahkan datang ke sekolah. Nantinya pihak sekolah menyiapkan tempat duduk tersendiri di teras sekolah. Sehingga pelajar tetap bisa mendapatkan akses internet.

Jadi sistemnya tetap daring, tapi menggunakan lab atau internet sekolah. Ya selama di sekolah tetap harus taat prokes, karena memang itu yang utama, jelasnya.
Sedangkan untuk sistem pembalajaran di SD, Wardani menjelaskan gerakan Guru Tonggo kembali diaktifkan. Konsep pembelajaran itu adalah membentuk kelompok belajar di setiap wilayah desa, kemudian masing- masing kelompok belajar itu nantinya didampingi oleh guru terdekat.

Desa yang wilayahnya sudah aman boleh menggelar kelompok belajar yang dikunjungi guru jalan lagi. Yang penting adalah kondisi guru dan murid sehat, kemudian orang tua mengizinkan, pungkasnya.

Jurnalis Riyadi

author

Author: