Satreskrim Polres Sampang Berhasil Amankan Pasutri, Aksi Pencurian Di Kantor PT.WJS

SAMPANG|BERITA.IMN.COM – Satuan Reserse Kriminal Berhasil mengamankan Pasangan suami istri (Pasutri) bernama Muhammad Werdi (25) dan Sibah (22) terlibat aksi pencurian di kantor PT. Wahyu Jaya Sejati (WJS) Jalan Panyepen Desa Panyepen Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang Madura Sabtu (14/08/2021) sekitar pukul 16.30 Wib.

Akibat aksi pencurian yang dilakukan pasutri asal Desa Majangan Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang itu, kantor PT. WJS mengalami kerugian kurang lebih sekitar 11.000.000 rupiah.

Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto menjelaskan, berbekal adanya laporan pencurian di kantor PT WJS itu, Tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Sampang bekerja sama dengan Unit Reskrim Polsek Jrengik melakukan pengejaran terhadap pelaku. Berkat kerja keras, para tersangka berhasil diamankan setelah petugas memeriksa hasil rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) yang berada di dalam kantor PT. WJS,” kata Sudaryanto kepada awak media Minggu (15/08/2021).

Sudaryanto menambahkan, Mohammad Werdi merupakan karyawan PT. WJS yang memproduksi box culvert yang sering digunakan pada konstruksi saluran air.

“Sebelum masuk kedalam, Mohammad Werdi terlebih dahulu merusak CCTV yang berada di samping depan dan belakang kantor PT. WJS agar perbuatannya tidak terekam CCTV.

Setelah berhasil merusak dua kamera CCTV tersebut, tersangka dengan menggunakan besi langsung memecahkan kaca yang berada di sisi kanan kantor PT. WJS dan langsung masuk ke dalam kebetulan saat itu dalam kondisi sepi dan gelap. Sementara istrinya ( Sibah) mengawasi situasi dari luar saat suaminya menjalankan aksinya.

Kedua pelaku berhasil membawa kabur 1unit komputer merk Azus warna putih Al in one, 1 unit TV LED merk Samsung warna hitam, 1 unit salon merk BMB,” beber Sudaryanto. Dihadapan penyidik, alasan kedua tersangka melakukan tindakan pencurian tersebut, bermula saat handphone salah satu pekerja hilang. Melalui percakapan di group Whatsapp salah satu pekerja mengatakan, kalau tidak ada yang mengaku maka besok akan dilihat direkaman CCTV yang berada di sekitaran kantor PT.WJS.

“Karena takut perbuatannya diketahui pemilik PT WJS dan rekan kerjanya, pasutri ini pada hari Sabtu (14/08/2021) sekitar pukul 04.30 Wib mendatangi kantor PT. WJS dengan maksud menghilangkan barang bukti berupa rekaman CCTV,” lanjut Sudaryanto.

Masih kata Sudaryanto, tersangka Mohammad Werdi mengira apabila sudah merusak kamera CCTV dan mengambil komputer yang digunakan untuk monitor, tindakannya saat mencuri handphone tidak akan diketahui siapapun. Namun dia tidak sadar, saat masuk ke dalam kantor masih ada kamera CCTV yang berada diatas masih hidup dan tersambung ke mesin Digital Video Recorder (DVR) yang berada ditempat rahasia.

“Dia tidak menyadari bahwa masih ada CCTV di dalam kantor yang mengawasi gerak-geriknya mulai memecahkan kaca sampai keluar dengan membawa hasil kejahatannya,” jelas Sudaryanto.

Kini kedua pelaku dan barang bukti (BB) diamankan di kantor Mapolres Sampang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Akibat perbuatannya pasutri ini terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan (curat) dengan ancaman pidana 7 tahun penjara,” pungkasnya.

(Ahmad).

author

Author: