17 Warga Terpapar Covid-19, Kini Harus Melakukan Isolasi Mandiri Selama 15 Hari Di Rumah.

Berita.IMN.com., Karawang – 17 warga Desa Waluya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang terpapar covid-19. Dari informasi yang di himpun mereka terpapar covid-19 setelah melaksanakan pemakaman salah satu warga yang diduga terpapar civid-19 tanpa protokol kesehatan.

Yang Terletak di Dusun Waluya, Rt 04/02, Desa Waluya. Satu RT di locdown tidak boleh ada warga yang keluar masuk kelingkungan tersebut dan wargapun dilarang beraktifitas selama 15 hari hingga batas waktu yang telah ditentukan oleh satgas covid-19.

Dari 17 warga yang terpapar covid-19, mereka hanya melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing dan tidak ada yang di bawa ke rumah sakit rujukan walaupun 3 diantaranya telah lanjut usia namun demikian pihak dokter didampingi satgas covid-19 terus mengontrol.

Menurut, Ipul ketua Rt 04/02 menjelaskan hingga saat ini belum ada penambahan yang terpapar covid-19, dari 17 orang tersebut, tiga diantaranya telah lanjut usia,” Ada 17 yang positif covid-19, dari 17 orang tersebut 3 diantaranya lanjut usia,” kata Ipul, Selasa (01/06/2021).

Iapun ( Ipul-Red ) menceritakan awal mula warganya terpapar covid-19. Sebelumnya ada warga yang lanjut usia meninggal dunia setelah diketahui terpapar covid-19 dan dimakamkan secara protokol kesehatan, namun tidak lama kemudian anak dari yang meninggal tersebut mengalami sakit dan dibawa ke rumah sakit, namun dalam perjalanan meninggal dunia sehingga dibawa pulang dan dimakamkan tanpa protokol kesehatan

“Awal mulanya ada dua yang meninggal dunia yang pertama dimakamkan secara protocol kesehatan dan tidak lama kemudian ada anaknya meninggal pada saat dalam perjalanan ke rumah sakit sehingga saat pemakaman tidak menerapkan protocol kesehatan” jelasnya.

Ditempat yang sama, Mulyana, Selaku Kepala Desa Waluya menjelaskan hingga saat ini bantuan logistik yang diterima warga yang di lockdown baru ada dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang,” kalau bantuan baru ada dari BPBD,” kata Mulyana.

Iapun ( Mulyana-Red ).berharap kepada Pemda Karawang dan DPRD Karawang untuk menambah bantuan logistik dikarenakan logistik yang ada masih kekurangan bila dilocdown sampai tanggal 13 juni 2021.

” saya berharap kepada pemda Karawang dan DPRD Karawang untuk menambah bantuan, karena logistik yang ada masih kekurangan,” Tutupnya.

( Red ).

Tags: