Berkas Kurang, Puluhan Warga Klaten Belum Bisa Terima UGR Jalan Tol

Klaten ( Jateng ) beritaimn.com

Tahapan pembayaran uang ganti ragi (UGR) jalan tol Yogya- Solo sudah tersebar di 12 desa di Kabupaten Klaten. Namun, dari belasan desa itu masih ada 30-an warga yang belum bisa menerima pembayaran UGR karena berkas masih belum lengkap.

Belasan desa yang sudah mulai masuk tahap pembayaran UGR itu tersebar di empat kecamatan meliputi Polanharjo, Delanggu, Ceper, dan Karanganom. Total pembayaran UGR yang sudah digelontorkan oleh tim pembebasan lahan jalan tol Yogya- Solo sekitar Rp 800 miliar.

Kasi Pengadaan Tanah BPN Klaten, Sulistiyono mengatakan ada sekitar 30 pemilik lahan terdampak jalan tol Yogya- Solo yang belum bisa menerima UGR. Hal itu dikarenakan banyak hal, yang paling banyak adalah disebabkan berkas lahan terdampak masih belum lengkap.

Dari 12 desa itu kurang lebih ada sekitar 30-an pemilik yang belum bisa dibayarkan. Ada yang sertifikatnya masih di luar negeri. Ada juga permasalahan warisan yang belum selesai, sehingga tidak mau mengusakan ke ahli waris, ujarnya, Kamis (26/08/2021).
Pihaknya mengungkapkan, permasalahan sertifikat pada internal keluarga itu harus diselesaikan secara musyawarah. Pihak BPN Klaten maupun tim pembebasan lahan jalan tol Yogya- Solo tidak akan ikut campur, namun pihaknya meminta permasalahan itu harus segera diselesaikan.

Kita sebenarnya menunggu, dalam arti supaya segera diselesaikan secepatnya. Karena untuk fisiknya sudah dimulai, jangan sampai nanti fisiknya terkendala hanya karena satu atau dua orang, kata dia.
Sulis mengaku sejauh ini tahapan pengadaan tanah jalan tol Yogya- Solo di Klaten berjalan lancar. Meski terkendala berkas, tapi pada dasarnya 30-an pemilik lahan yang belum bisa menerima UGR itu sudah sepakat. Nantinya apabila berkas sudah lengkap maka akan segera dibayarkan.

Kalau yang sampai mengajukan gugatan belum ada. Jadi sejauh ini lancar, kita tinggal melanjutkan ke desa- desa yang lain sampai ke wilayah Prambanan, pungkasnya.

Jurnalis Riyadi

author

Author: