Cafe Musik Hiburan Terbuka Resahkan Warga Di Muara Teweh, Ketua IWO Barut Minta Pemda Tindak Tegas Penertipan

 

Muara Teweh|Berita.IMN.com – Patut di kasih gelar kota muara teweh ini menjadi Kota Bising, Mungkin ini nama yang cocok untuk sebuah kota di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, Karena sudah beberapa kali di keluhan warga hingga pernah di beritakan melalui berbagai media sosial namun hingga saat ini belum juga ada tindakan penertipan yang serius dari pihak Pemerintah Daerah

Hison, Salah seorang ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Barito utara yang sempat protes 1/1/2022, Meminta Volume Music di kecilkan terhadap salah satu Cafe yang tepatnya berhadapan dengan Sekretariat IWO Barut Jln. Taman Rekreasi Remaja RT 17 RW 05 Kelurahan Lanjas, Muara Teweh, malah mendapatkan sanggahan dari pemilik usaha Cafe dengan mempermaslahkan usaha-Cafe yg lain kenapa tidak di protes, Ujar pemilik Cafe Nyantui, “Itu Cape Tetes juga kenapa tidak di permasalahkan ujarnya tertangkap Camera

Dari rekaman Vidio terekam yang sempat sempat di Viral melalui group-group WhatsAap dan facebook (IWO Barito Utara) Hison mempertanyakan perijinanya, “Ijin Cafe kamu mana, kerna saya selaku tetangga tidak pernah memberikan ijin persetujuan, usaha yang sangat mengganggu ketenangan kami warga sekitar, namun si pemilik Cafe tetap mempermasalahkan yang seakan-akan kalau Cape yang lain bisa kenapa saya tidak bisa. Maksudnya.

 

Seusai kejadian protes, media ini mengompirmasikan kepada berbagai pihak terutama terkait perijinan namun sangat lamban dan minim respon, ” Apalagi yang berhadapan dengan sekretariat kantor IWO dirasa sangat mengganggu proses media layanan publikasi masyarakat. Tutur Hison

Dari hasil kompirmasi, Dr. Drs. H. Tajeri, SH, MH, MM, selaku tokoh masyarakat barito utara yang juga menjabat sebagai anggota DPRD menyampaikan, “Seharusnya Pemerintah Daerah melalui Satpol PP, sudah sikap melakukan penertipan, melakukan pengecekan perijinan disetiap usaha Cafe terbuka yang meresahkan warga dan memberikan sangsi penutupan terhadap usaha yang tidak memiliki perijinan, “Jika tidak ada tindakan ini bisa di jadwalkan dalam RDP DPRD. Tulis H. Tajeri Melalui Pesan WhatsAapnya

Hal serupa juga di suarakan oleh Sanu Peli selaku Sekretaris IWO Barut dan ketua Tawoyan Erai Pakat,” Untuk kawan-kawan ormas, kita tunggu tindakan penertipan dari pihak Pemda dan Tim. Gabungan dulu,” tuturnya.

(Jefri A/Tim).

author

Author: