Sungguh Aneh Tapi Nyata Semua Bangunan Pendukung Pada Pembangunan Hotmix Loloana’a, Kata Murni Adalah Sumbangan Dari Rekanan

NIASUTARA SUMUT,Berita.IMN.com – Setelah dua pekan beredarnya rumor di media sosial, terkait pembangunan ruas jalan di Loloana’a yang terkesan asal jadi, Komisi III DPRD Kabupaten Nias Utara telah melaksanakan RDP (Rapat Dengar Pendapat) pada hari Rabu lalu (01/09/21), berdasar hasil RDP itu, lalu hari ini, Jum’at (03/09/2021), Komisi lll DPRD melakukan monitoring ke lokasi pembangunan hotmix tersebut di Desa Loloana’a, Kecamatan Alasa.

Sejauh pantauan awak media beritaimn.com dilokasi, tampak hadir Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nias Utara yaitu Arimei Zega SE, di dampingi oleh Yuksima Telaumbanua, Faogonaso Harefa, Herma Lahagu, Notefalali Zalukhu, Anggota DPRD Komisi III lainnya,  PPK Pembuat komitmen 2, Abdi andika P. Mendofa ST serta bersama rekanan.

Setelah memperhatikan dengan seksama hasil pembangunan hotmix di Loloana’a tersebut, akhirnya Anggota DPRD Komisi III yang hadir pada saat itu melontarkan beberapa pertanyaan kepada Murni Panjaitan, ST selaku PPK dan Andika Mendofa selaku Direksi, terkait pembangunan aspal hotmix di Loloana’a yang sangat diragukan mutunya dan terkesan hasilnya tidak memuaskan itu.

Namun anehnya, di akhir penjelasannya Murni Panjaitan mengatakan bahwa,”Semua bangunan pendukung adalah sumbangan dari rekanan,”ucapnya berdalih.

Masih di tempat yang sama, namun sedikit terpisah, salah seorang anggota DPRD Komisi III Faogonaso Harefa yang juga hadir pada saat itu mengatakan,”Ada apa dengan pernyataan PPK tersebut, hal ini dapat saya pastikan kalau statement Murni tersebut hanya untuk mengelabui masyarakat, “ucapnya.

Faogonaso juga menambahkan,”Saya dapat memastikan bahwa pernyataan Bu Murni Panjaitan selaku PPK tidak logis. Rekanan tidak mungkin sebodoh itu, namun Murni mengatakan hal seperti itu dengan tujuan yang singkat untuk mengelabui dan melakukan pembodohan terhadap masyarakat,”tambah Faiginaso mempertegas.

Ketua Komisi III DPRD kabupaten Nias Utara Arimei Zega,SE mengatakan,”Sejauh pengamatan kami di lokasi pembangunan saat ini, secara langsung banyak kelemahan-kelemahan yang harus di benahi, dan hasil dari monitoring ini akan kami laporkan ke pemerintah dan selanjutnya akan diteruskan ke BPK,”ungkap beliau mengakhiri seraya meninggalkan lokasi.

Reporter : Meiman Waruwu.

author

Author: