Pengerjaan HOTMIX Di Kecamatan Alasa Diduga Asal Jadi

 

NIAS UTARA,Berita.IMN.com – Setelah lima tahun lebih kurang belum pernah tersentuh pembangunan, ruas jalan dari Simpang desa Loloana’a kecamatan Alasa menuju Desa Harefanaese yang bisa dibilang jalan alternatif penghubung antar kecamatan di Nias utara juga sebagai penghubung antar Kabupaten Nias Barat itu kini akan dibangun.

Namun pembangunan jalan yang rencananya dibangun menggunakan hotmix tersebut membuat kecewa masyarakat sekitar, karena diduga pengerjaannya asal-asalan.

Menyikapi kekecewaan masyarakat yang sebagian besar di utarakan di sosial media, beberapa awak media bersama dengan LSM setempat melakukan investigasi di lokasi pembangunan jalan tersebut, Kamis (19/08/2021).

Tenyata kekecewaan warga setempat tersebut dapat di pastikan kebenarannya, terlihat mulai dari bahan material kontruksi yang digunakan untuk jalan, hingga pada pengerjaannya yang diduga asal-asalan.

Ketua Relawan Jokowi Centre Kabupaten Nias Utara yaitu Edward Lahagu pun mengatakan hal yang sama, yang juga turut hadir pada saat itu mengatakan pekerjaan jalan tersebut di duga asal jadi.

“Menangapi perkerjaan Hotmix di desa Loloana’a Kecamatan Alasa saya menduga kuat kualitas perkerjaannya Asal jadi, karena permukaan Aspal yang dilewati alat berat tersebut tidak padat sehingga mengakibatkan adanya retakan pada tengah jalan dan samping kiri pinggir badan jalan yang sudah dikerjakan itu, tepatnya di penurunan simpang Loloana’a menuju Desa Harefanaese itu, sehingga dampaknya sangat di ragukan kualitasnya kedepan” tutur Edward lahagu.

Edward juga menambahkan harapannya agar di masa pemerintahan Bapak Bupati Nias Utara saat ini tidak menciderai harapan masyarakat dalam hal pembangunan jalan hotmix tersebut.

“Saya berharap Amizaro jangan lukai harapan masyarakat dalam pembangunan jalan ini, karena mereka ingin Aman melewati jalan hasil kepemimpinan bapak sebagai kepala daerah” tambah Edward.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dan tanggapan dari pihak terkait.

Liputan : Meiman waruwu dan Tim

author

Author: