Mantan Kepala Puskesmas Banyuates, Gaji 5 Juta Tidak Sebanding Dengan Gaji Guru

 

SAMPANG, Media.IMN. com – Mantan seorang Kapus Banyuates sangat tidak Etis dengan menyampaikan ucapan, bahwa dirinya yang bergaji lima juta dari golongan 4A tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Dr. Moh. Mahrus Selama 17 tahun yang dulunya menjabat sebagai kepala Puskesmas banyuates, dan sekarang bertugas sebagai Dokter Umum juga penanggung jawab UKP di Puskesmas Banyuates, merasa dengan gaji 5 juta tidak cukup dan tidak sepadan dengan tanggung jawab yang di embannya.

Ucapan dr. Moh. Mahrus ” kalau saya milih mendingan Guru, guru dia dapat sertifikasi gajinya besar, saya aja mas golongan, 4A hanya 5 juta mas, cukup gak cukup mas biaya ini dan biaya itu.” Ucapnya, Kamis ( 17/6/2021).

Ketua Gabungan Aktivis Pantura (GAP) sangat menyayangkan ungkapan dari mantan Kepala Puskesmas Banyuates yaitu dr. Moh. Mahrus yang mengatakan pada rekan-rekan media, terkait gaji dokter tidak sesuai dengan pekerjaan sehari-harinya, apalagi sampai menyebutkan nominalnya sebesar 5 juta perbulanya yang di nilai tidak cukup untuk untuk memenuhi kebutuhan keluarganya tiap bulannya.

Menurut ketua GAP, Iskandar ungkapan seperti itu sangat tidak etis apalagi membanding- bandingkan dengan penghasilan gaji guru.

Menurutnya ketua GAP ucapan seperti itu tidak perlu di ucapkan di depan rekan-rekan media yang saat itu sedang bertugas sebagai jembatan pemerintah dan masyarakat dalam mencari informasi terkait jumlah data pasien yang terpapar covid yang sudah terdata oleh pihak Puskesmas banyuates.

Lanjut, seharusnya dr. Moh Mahrus, yang saat ini menjabat sebagai dokter Umum dan penanggung UKP, bila merasa tidak puas dengan adanya gaji yang menurutnya tidak sepadan dengan tanggung jawab yang di embannya.

“Alangkah baiknya langsung di koordinasikan dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang,” Pungkasnya.
( Ahmad ).

author

Author: