Mandor Pelaksana Bantah Adanya Proyek Normalisasi Siluman, Di Salauran Irigasi Desa Kertamulya Dan Kertarahayu Pedes – Cibuaya

 

Berita.IMN.com., Karawang – Mandor Pelaksana Normalisasi, membantah terkait pemberitaan di salah satu media online, adanya Pekerjaan Normalisasi saluran irigasi dari Jembatan Dusun Sukawijaya Desa Kertamulya Kecamatan Pedes sampai Desa Kertarahayu Kecamatan Cibuaya, tidak adanya papan nama proyek, dengan istilah “proyek siluman ” Dengan adanya hal tersebut, mandor Pelaksana pekerjaan Dilapangan langsung memberi keterangan dan penjelasan.

Menurut Debleng, mandor Pelaksana pekerjaan Normalisasi saluran irigasi, Desa Kertamulya Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang menegaskan, anggaran yang bersumber dari APBD TA 2021 Kabupaten Karawang, dengan volume P=790.00 M dan L=14.00 M, dengan No.SPK:027.2/02.2.02.14.190./KPA-SDA/PUPR/2021, di Dusun Cintasari Desa Kertamulya Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang, sesuai Perencanaan Petunjuk Pelaksanaan Pekerjaan (Juklak).

Dia menambahkan, ( Debleng-Red ) pekerjaan Normalisasi yang ada di saluran irigasi Desa Kertarahayu Kecamatan Cibuaya itu di luar SPK, dari batas pekerjaan Normalisasi saluran irigasi Desa Kertamulya yang jaraknya berdekatan dengan pekerjaan saya yang sudah selesai itu, ada sekitar 150 m yang belum dikeruk, jadi masyarakat disitu sama aparat Desa kertarahayu minta ditambahin sedikit pengerukan, awalnya saya menolak, masyarakat petani disitu minta dikeruk karena tahun kemarin yang 150 m itu, pekerjaanya tidak sampai disitu, jadi kalau sekarang tidak dikeruk kata masyarakat Kertarahayu percuma bakalan dangkal dan banjir.

“Demi kepentingan umum masyarakat Kertamulya dan Kertarahayu, akhirnya kami kasih toleransi atau kebijakan, dengan catatan tinggal berkordinasi dulu dengan pemerintah Kertarahayu, karena masuknya wilayah Kertarahayu,” tegas debleng pada saat di hubungi Via Whatshaap Kepada awak media, Sabtu (05/06/2021) malam.

Lanjut debleng, ya akhirnya berkodinasilah, selama pekerjaan Normalisasi saluran irigasi Kertamulya saya belum selesai, sudah di minta, mohon masyarakat disitu minta dikerjakan itu pengerukan permintaan warga yang ada di wilayah saluran irigasi Kertarahayu.

“Selama 2 hari masyarakat, berkodinasi dengan Pemerintah Desa Kertamulya dengan Kertarahayu, itu kebijakan kami, melihat kepentingan Umum masyarakat petani Kertarahayu, memohon dan meminta dari pihak kontraktor tolong sampaikan yang 150 m lagi agar dikeruk, itu sudah berkodinasi kepemerintah Desa Kertamulya dengan Kertarahayu,” jelasnya.

Hal sama yang dikatakan H.Hendrik selaku penyedia Jasa saat dikonfirmasi di lokasi pekerjaan membenarkan, pekerjaan Normalisasi saluran irigasi Desa Kertarahayu 150 m itu tidak masuk SPK kami,” kebijakan dari kami atas permintaan Kepala Desa dengan masyarakat petani setempat dengan diadakan musyawarah antara masyarakat dengan Kepala Desa, agar di tambahin pengerukan kembali,” tuturnya.

Disisi lain Caung tokoh masyarakat setempat saat ditelepon melalui handphone selulernya Via Whatshaap mengatakan, permintaan atas masyarakat para petani antara perbatasan Kertamulya sampai Kertarahayu minta dilanjut, karena itu yang dangkal tengah tengah sekitar 150 m, permintaan masyarakat saja.

Caung menambahkan, itu diluar SPK, kita datangkan Kepala Desa Kertarahayu kita sebagai masyarakat, terus dia ( Kepala Desa-Red) mengijinkan,” karena memang itu sering dampaknya banjir atau tanggul yang mau kealiran pesawahan itu sering banjir kalau tidak dikeruk saluran air irigasinya, sebagai proyek pelaksana atas dasar permintaan masyarakat diijinkan lanjut kesana,”pungkasnya.

( Ahmd/Red ).