Ketum LBI Provinsi Sulut : Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, Jangan Tutup Mata Klaster Baru Jeresot Blok Bakan

Foto : Ketum Drs, Hi Dolfie Paat Manoppo Ormas Adat Laskar Bogani Indonesia ( LBI ).KOTAMOBAGU SULUT|Berita.IMN.com – Informasi yang di terima oleh Wartawan media ini bahwa ada Klaster baru JRBM terpapar diduga Ratusan org karyawan perusahaan tambang emas, dan sekarang diisolasi di beberapa Hotel dikotamobagu dan sudah tidak rahasia Umum, sudah pernah di rapatkan oleh Sekda Kotamobagu tentang banyaknya karyawan JRBM terpapar Covid 19 namun tanggapan Gugus Depan Penangaanan Penyakit Menular dinas terkait sepertinya tidak mau ambil langkah tegas tentang Klaster Baru. Demikian  ungkap Ketum Drs, Hi Dolfie Paat Manoppo Ormas Adat Laskar Bogani Indonesia ( LBI ).

Dan kenapa pihak pemerintah setempat, tidak menutup duluh kegiatan Perusahaan  tambang emas ini sampai benar-benar Karyawan  bersih dari Penyakit yang menakutkan Covid 19 Yang mengglobal.
Masih menurut ketum LBI kalau pemerintah dimana lokasi tempat kegiatan Pertambangan tidak mau menindak tegas mungkin karena ada Deal dealan untuk itu kami selaku Ormas Masyarakat Bogani minta Gubernur Sulawesi Utara menutup sementara kegiatannya JRBM sampai Jangka waktu yang tidak ditentukan atau sudah ada dari instansi terkait bahwa karyawan JRBM bebas dari Covid 19. ini Penyakit menular yang sangat Cepat Penularannya

Coba kita bayangkan sampai karyawan mereka sudah ada yang meninggal karena Covid 19 Apa lagi yang jarus di pikirkan Pemerintah tuk menutup kegiatan perusahaan, sementara pemerintah mengeluarkan Peraturan apabila salah satu Perusahaan terpapar covid 19kurang lebih 5 Orang maka perusahaan tersebut harus Tutup, ini perusahaan Pertambangan  sudah melebihi dari Peraturan Pemerintah, berarti pemerintah wajib tuk menutupnya demikian Ungkap Ketum Laskar Bogani Indonesia, maaf kepada pembaca Setia IMN berita ini bersambung diedisi berikutnya.
(Tim IMN).

author

Author: