Kapolsek Banyuates Tegur Sopir Dump Truck Bandel Tidak Tutup Muatan Dengan Terpal, Langsung Diberikan Sanksi Tilang

SAMPANG, Berita.IMN.comSetelah satu pekan lamanya pihak awak media menunggu jawaban dari pihak Kapolsek Banyuates, AKP Galih Putra S S.I.K M.A, perihal dump truck yang beroperasi di jalan raya pantura tepatnya di kecamatan banyuates. Video yang di kirim oleh pihak awak media IMN.  com melalui via WA pada pihak Kapolsek untuk tepatnya pada senin (01/11/2021) akhirnya terjawab sudah.

Setelah sempat ramai pemberitaan di media Online perihal, Dump Truk Pengangkut Bahan Material Tanpa Penutup Terpal, Diduga Karena Ada Pembiaran dump truk pengangkut bahan material tanpa penutup terpal diduga karena ada pembiaran, Tepatnya pada selasa (09/11/2021) AKP Galih putra, memberikan jawaban pada awak media IMN. com terkait kendaraan damp truck yang diduga sudah melakukan pelanggaran UU No 22 Tahun 2009, “karena berhubungan dengan kendaraan dan angkutan jalan nanti akan saya teruskan ke satlantas polres untuk dilakukan penindakan baik berupa teguran atau tilang.” Ucapnya melalui Pesan WA.

Lanjut, Banyuates ini kan jalur lintasan pantura dari bangkalan sampai sumenep. panjenengan sudah minta tanggapan dan himbauan dari polsek mana saja?” Ucap AKP Galih.

Iskandar Ketua Gabungan Aktivis Pantura (GAP) sangat amat menyayangkan adanya keterlambatan pihak Kapolsek Banyuates untuk melakukan jawaban dengan apa yang pihak awak media online pertanyakan, Dan terkesan tidak ada sinergi. Tanggal, 01 ke tanggal 09 itu waktu yang lama, seharusnya pihak Kapolsek sigap merespon apa yang di pertanyakan pihak awak media, selama demi kemaslahatan masyarakat, dan demi keselamatan para pengguna jalan.”Ucapnya

Lanjut, adanya dump truk yang sempat di rekam video tersebut adanya di wilayah hukum Banyuates, sudah sepatutnya bertanya pada Kapolsek Banyuates, langkah dan tindakan apa yang akan di ambil oleh pihak Polsek Banyuates dalam melakukan penertipan terhadap dump truk yang di saat bermuatan Abu Batu sertu yang tidak menutup bak muatannya dengan terpal. Masak kejadiannya di wilayah hukum Banyuates mau bertanya kewilayah hukum Kecamatan lain.” Imbuh ketua GAP

“Dalamperkap-no-23-tahun-2010, Pasal 77 Polsek sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76 berkedudukan di wilayah, kecamatan sesuai dengan daerah hukum masing-masing. Pasal 78 Polsek bertugas menyelenggarakan tugas pokok Polri dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, pemberian perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta tugas-tugas Polri lain dalam daerah hukumnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Jadi kami berharap pada pihak Kapolsek Banyuates untuk lebih serius dalam menyikapi laporan masyarakat.” pungkasnya.

(@h).

author

Author: