Hentikan Aktivitas, Warga Glagahwangi Gelar Upacara Kemerdekaan

Klaten JATENG beritaimn.com

Warga Dukuh Babrik, Desa Glagahwangi, Kecamatan Polanharjo ikut berpartisipasi dalam peringatan HUT ke-76 Indonesia pada, Selasa (17/08/2021). Warga menghentikan aktivitas sejenak untuk menggelar upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan secara sederhana.

Upacara tersebut dilaksanakan disela aktivitas gotong royong memperbaiki pos ronda. Gotong royong itu diikuti para pemuda dan orang tua sejak pukul 07.00 WIB. Ditengah aktivitas itu, warga secara spontan berinisitif untuk mengadakan peringatan detik- detik proklamasi kemerdekaan secara sederhana.

Tepat pukul 10.17 WIB, aktivitas gotong royong dihentikan. Beragam alat bangunan berupa cangkul dan sekop diletakkan. Warga kemudian berjejer rapi mengambil sikap sempurna. Upacara diawali pembacaan teks proklamasi dan dilanjut menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil mengibarkan bendera Merah Putih.

Memang tadi spontan. Kebetulan sedang gotong royong memperbaiki pos ronda, kemudian tepat pukul 10.17 WIB kita bareng- bareng berhenti sejenak dari aktivitas gotong royong untuk peringati detik- detik proklamasi, ujar salah satu warga, Eko Sri Santoso (36).

Eko mengatakan upacara itu berlangsung kurang lebih 3 menit dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Warga wajib memakai masker dan menjaga jarak. Selain itu lokasi upacara juga sengaja dibawah terik matahari sembari berjermur. Setelah upacara selesai, warga kembali melanjutkan aktivitas gotong royong. 

Ada sekitar 20-an orang yang ikut, termasuk anak- anak juga. Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di kampung dan ternyata antusias warga juga tinggi, jelasnya.

Menurutnya, peringatan Hari Kemerdekaan perlu dilakukan meski sederhana. Sebab ditengah pandemi Covid-19 seperti ini semua masyarakat perlu meneladani sifat pahlawan. Pada saat itu pahlawan bersatu melawan penjajah, sedangkan kali ini semua warga juga harus bersatu menghadapi pandemi Covid-19.

Perjuangan pahlawan harus kita teladani. Kita saat ini juga harus berjuang, harus gotong royong, harus bersatu menghadapi pandemi ini. Karena disituasi seperti ini kita tidak bisa sendiri- sendiri, maka di momen kemerdekaan ini harus jadi penyemangat kita, imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan salah satu tokoh masyarakat dukuh setempat, Muh Suryono. Dirinya berharap dengan adanya peringatan Hari Kemerdekaan ini masyarakat selalu guyup rukun dan tidak mudah terpecah belah ditengah pandemi Covid-19. Dirinya justru meminta agar kegiatan ini bisa jadi tradisi rutin.

Ini merupakan kegiatan yang sangat baik, dan ini baru pertama kali. Saya harap bisa diteruskan anak- anak kedepannya, pungkas dia.

 

Jurnalis Riyadi

author

Author: