Diduga Oknum Guru ASN Hampir 1 Bulan Lebih Tak Masuk Sekolah, Menganggap SMAN 1 Tugala Oyo Milik Pribadinya

NIAS UTARA SUMUT, Berita.IMN.com Seorang Guru SMA Negeri I Kecamatan Tugala oyo berinisial AS mangkir mengemban tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan di duga menganggap SMA NEGERI I TUGALA OYO sebagai milik pribadinya.

Hal itu di lontarkan oleh salah seorang tokoh di Kecamatan Tugala Oyo sekaligus sebagai Komite di SMA Negeri 1 Tugala Oyo benama ASANUDIN GULO saat di wawancarai oleh awak media Beritaimn.com, Senin (1/11/21).

“Ibu Guru berinias AS ini sangat di sayangkan kinerjanya sebagai ASN di SMA Negeri 1 tugala oyo ini karena sejak penempatan sampai saat ini pengabdiannya sebagai ASN sangat ternilai buruk karena cacatan kehadirannya lebih banyak bolos dari pada hadir, sehingga kamipun sebagai orang tua siswa sangat merasa di rugikan dengan perbuatan oknum guru tersebut. Dan kadang kala jika saya pikir-pikir perbuatan AS ini seakan menganggap SMA Negeri 1 tugala oyo ini adalah milik pribadinya,” Ungkap Asanudin kecewa

Kepala Sekolah SMA N 1 Tugala oyo Mei Folryaman Zebua S.Pd saat di konfirmasi melalu telfon sesulernya 0813 7665 xxxx membenarkan perbuatan oknum guru berinisial AS tersebut.

“Benar Pak ibu tersebut sejak penempatan hingga saat ini sudah tiga kali melakukan hal yang sama dengan berbagai-bagai alasan dan kalaupun satu dua hari masih bisa kita maklumi sedangkan ini sampai berbulan-bulan,” jelasnya.

“Terakhir tanggal 16 september 2021 beliau minta ijin karena katanya mertuanya meninggal jadi karena kemalangan saya kasih ijin selama 3 hari, namun setelah tiga hari bu sembiring malah memperpanjang liburnya tanpa sepengetahuan saya hingga saat ini. Terakhir saya telfon beberapa hari yang lalu, namun beliau beribu alasan untuk mengelak,” Ungkapnya

Lebih lanjut Kepala SMA N 1 tugala oyo tersebut menjelaskan “Beberapa kali saya buat surat teguran dan pernah saya sampaikan ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumut melaui UPT Gunungsitoli namun ibu tersebut selalu buat janji akan kembali hadir namun pada kenyataannya hanya mengulur-ulur waktu,” Tuturnya mengakhiri.

Ketua Komite Asanudin Gulo berharap ” agar kepala Dinas Pendidikan Provinsi sumatera Utara dapat mengambil sikap tegas dengan Oknum Guru tersebut dan kalau perlu di pecat saja,” tegasnya.

Reporter : M90.

author

Author: