Diduga BRI Unit Alasa Kerjasama Agen BRILink, Terindikasi Lakukan Pungli

Nias Utara Sumut|Berita.IMN.com
Dari sekian tahun penyaluran bansos yang di salurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui para agen BRILink baru-baru ini, ada banyak keluhan-keluhan masyarakat terkait biaya yang harus di bayarkan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kepada oknum-oknum agen pada saat pencairan.

Hal itu dinilai sangat merugikan masyarakat yang sangat membutuhkan untuk meringankan beban hidup, apalagi dimasa pandemi covid-19 ini yang dampaknya sampai pada merosotnya perekonomian masyarakat Indonesia bahkan masyarakat dunia.

Namun, meskipun demikian bagi mereka yang haus akan kekayaan duniawi tak sedikit Oknum yang ingin menghalalkan berbagai cara mencuri hak rakyat dengan mengambil kesempatan pada penyaluran bansos yang seharusnya di peruntukan untuk masyarakat kurang mampu yang endingnya mengarah pada keserakahan.

Seperti halnya yang diberitakan oleh media Kami berita IMN.com dua hari terakhir ini dengan judul “Diduga agen BRILink di Alasa lakukan pungutan Rp 100 ribu kepada KPM” yang di duga dilakukan oleh UD. YOLIA rupanya, berdasarkan data yang berhasil di himpun oleh Redaksi Berita IMN.com bahwa di duga kuat adanya “Kong kali Kong” antara pihak BRI Unit Alasa dengan oknum agen BRILink yang di duga melakukan pungutan liar tersebut.

Menurut beberapa warga penerima manfaat kartu sembako PPKM yang berlangsung di Aula kantor camat Alasa pada tanggal (30/12/21) kemarin menjelaskan bahwa, “sesuai dengan petunjuk para petugas yang membagikan buku tabungan serta kartu ATM sembako PPKM, mengarahkan agar pengecekan serta pecairan dilakukan harus melalui para agen BRILink karena ini adalah dalam bentuk sembako, yang mulai terhitung sejak bulan Juli hingga Desember 2021 dengan total nominal Rp 1.200.000. Namun kenyataan yang di berikan oleh agen bukalah sembako melainkan uang tunai sebesar Rp 1.100.000 sedangkan yang Rp 100.000 di tahan oleh oknum agen BRILink dengan alasan yang diduga tidak jelas.

Di kutip dari sebuah komentar laman Facebook yang ditulis oleh akun Facebook Huga Halk mengatakan “pertanyaannya, kenapa pengambilan bansosnya di lakukan di BRILink kan kantor BRI cabang di Alasa sudah ada kenapa bukan disitu saja di ambil,” Tulis akun Huga Halk tersebut, Sabtu (1/1/2022).

Lebih dalam, di kutip dari sebuah komentar laman Facebook yang dituliskan oleh akun Facebook Rani Punggung Punggung yang diduga sebagai warga Alasa mengatakan “sudah ada kerja sama dengan BRI BRILink itu anak buah BRI, BRILink punya setoran Meraka membagi bagi hasil potongan itu. Setiap penyaluran Bansos BRI sengaja mengosongkan uang di ATM agar penerima Bansos menarik di BRILink dengan potongan 10% dari berapa yang di tarik,” Tulisnya tegas.

(Red).

author

Author: