Bupati Dan Wakil Bupati Tolitoli, Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemdagri

SULTENG, Berita.IMN.com – Hari ini senin 14 Juni sampai dengan Jumat 18 Juni 2021, Bupati Tolitoli Amran Hi.Yahya, dan Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan mengikuti pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri (Pemdagri).

WaliKota dan Wakil Walikota, hasil Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dengan system tatap maya (virtual).

pembekalan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Bupati/Wali kota dan Wakil Bupati/Wakil Wali kota hasil Pilkada serentak tahun 2020, dibidang Pemerintahan Daerah dan pengabdian kepada masyarakat dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan sasaran meningkatnya pengetahuan dan pemahaman Bupati/Wali kota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota di bidang pemerintahan daerah  untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang bersih, baik dan bertanggungjawab.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian saat membuka pembekalan itu mengatakan, pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri secara virtual ini, diharapkan agar seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang mengikutinya dapat memperkaya pengetahuan dalam memimpin daerahnya,” hingga sukses dan selamat dalam menjalankan tugas sebagai Bupati dan Walikota serta Wakil Bupati dan Wakil Walikota,” Kata Menteri Dalam Negri Tito Karnavian.

Mendagri juga Mengharapkan Kepala Daerah mampu menaikkan perekonomian masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 saat ini, dan harus menekan penyebaran virus ini agar ekonomi bisa pulih kembali.

Lanjut Mendagri menyampaikan, melalui kegiatan ini diharapkan Kepala Daerah mampu membangun hubungan yang baik secara formal mau pun informal dengan semua unsur seperti dengan Forkopimda, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat, sehingga program-program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik.

Materi-materi yang akan diberikan dalam pembekalan ini, di antaranya, isu strategis otonomi daerah, permasalahannya, perencanaan pembangunana daerah, pemberdayaan desa dan masyarakat desa, pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah, kebijakan pemulihan ekonomi akibat Covid-19 serta sinergi pengelolaan keuangan negara dan keuangan daerah di masa pandemi Covid-19,” Dalam pembekalan ini juga terdapat tahapan penyusunan rencana aksi yang dilaksanakan di bawah bimbingan coaching yang telah ditunjuk oleh panitia,”pungkasnya.
( Rudi ).

author

Author: